Jadikan Aku Anak yang Sholeh

Cipt: Hadad Alwi
Penyanyi: Sulis

Allah Tuhanku Allah Tuhanku
Tiada Tuhan selain Allah
Jadikan kami anak yang sholeh
Ya Allah Tuhan yang suci
Hanya pada-Mu ku meminta
Kuatkanlah iman kami
Jadikan kami anak yang sholeh
Allah Tuhanku Allah Tuhanku
Tiada Tuhan selain Allah
Jadikan kami anak yang sholeh
Jangan tinggalkan diriku
Terangi jalan hidupku
Hanya Engkau harapanku
Jadikan kami anak yang sholeh
Allah Tuhanku Allah Tuhanku
Tiada Tuhan selain Allah
Jadikan kami anak yang sholeh
Allah Tuhanku Allah Tuhanku
Tiada Tuhan selain Allah
Jadikan kami anak yang sholeh
Jadikan kami anak yang sholeh

                                                                                   
Dengan lirik lagu ini tersimpan makna dakwahnya yaitu: Lagu ini merupakan sebuah harapan kita kepada Allah SWT. Supaya kita senantiasa dijadikan anak yang sholeh dan sholehah yang berbakti kepada orangtua, karib, kerabat dekat maupun kerabat jauh. Karena menjadi anak yang sholeh bisa menyelamatkan keluarga dari pancaroba kerumitan rumahtangga sebuah keluarga. Disini juga terdapat perendahan diri manusia sebagai makhluk yang tidak mempunyai daya dan upaya melainkan karena pertolongan-Nya. Sebab Tiada Tuhan yang patut disembah hanya kepada Allah SWT, tiada tempat mengadu, memohon ampun, meminta penerang, meminta apa yang kita harapkan dan yang kita inginkan kecuali hanya kepada Allah.
Kita sebagai manusia yang beriman memohon kepada Allah supaya Allah tidak meninggalkan kita baik bahagia maupun duka. Meminta petunjuk jalan yang lurus dan benar untuk menuju yang diridhai-Nya yaitu salah satunya dengan menjadi anak yang shaleh. Karena dengan menjadi anak yang shaleh akan mengantarkan orangtuanya ke jalan kebaikan serta orang-orang disekelilingnya ke Surga karena akan selalu mendo’akannya kapanpun dan dimanapun. Tapi jika sebaliknya, maka kehidupan dikeluarga tidak akan menjadi aman dan tentram.
Engan setitik salah yang secara tidak sengaja dilakukan oleh orang tua, banyak anak yang tidak hormat lagi kepada orang tuanya, banyak anak yang sudah berani menghina, memukul bahkan membunuh orang tuanya, orang yang sudah melahirkan dia, orang yang sudah merawat dan membesarkannya.
Apakah seperti itu yang dinamakan anak yang baik? Apakah seperti itu yang dinamakan anak Sholeh? Apakah anak seperti itu pantas untuk merasakan angin surga yang merupakan impian tiap insan manusia di muka bumi ini?
Bagaimanakah seharusnya anak yang baik itu? Bagaimanakah sopan santun yang baik terhadap kedua orang tua? Simaklah beberapa hal di bawah ini yang dapat menjadi referensi kita untuk bisa bertata krama yang baik dengan kedua orang tua kita, hal-hal tersebut antara lain:
1.      Bertutur kata dengan bahasa yang halus dan baik.
2.       Nada suara lebih rendah.
3.       Tidak memotong pembicaraan.
4.       Apabila dipanggil, segera menjawab dan mendatangi mereka.
5.       Mengerjakan/mentaati perintah-perintah orang tua selama tidak maksiat.
6.       Membantu meringankan kesibukan/pekerjaan orang tua.
7.       Menjaga nama baik dan kehormatan kedua orang tua.
8.      Mendahulukan kedua orang tua pada saat makan/minum.
9.      Mendahulukan kepentingan kedua orang tua daripada kepentingan diri sendiri.
10.  Merawat kedua orang tua ketika sakit.
11.  Berpamitan ketika akan bepergian.
12.  Berjabat tangan dengan mencium tangan keduanya.
13.  Bila ada masalah dalam keluarga, memberi saran yang baik dengan sikap yang sopan
14.  Ketika punya masalah, utamakanlah curhat pada kedua orang tua.
15.  Tidak memaksakan kehendak (meminta sesuatu tanpa mempertimbangkan kemampuan kedua orang tua).
16.  Tidak meminta sesuatu dengan seketika dan harus dikabulkan.
17.  Segera meminta maaf apabila melakukan kesalahan/menyakiti hati kedua orang tua.
18.  Selalu meminta keridhoan dan meminta doa yang baik dari kedua orang tua.
19.  Selalu mendoakan kedua orang tua untuk kebaikan dunia dan akhirat.
20.  Berbuat baik atau membalas kebaikan kedua orang tua dengan meramut dan merawat sampai akhir hayatnya, terutama masalah agamanya.
21.  Berusaha mewujudkan harapan dan cita-citanya.

Oleh sebab itu hadirin yang berbahagia kita selalu mengharapkan menjadi anak yang sholeh. Sehingga kita selaku anak dari orang tua kita dan selaku ayah/ibu bagi anak kita, terapkanlah pendidikan dari sejak dini agar kelak dewasa ia menjadi anak yang berguna bagi keluarga, agama dan negara. Alangkah baiknya kita memasukkan putra-putri kita ke pondok pesantren atau sekolah-sekolah yang bernuansa Islami. Namun hal yang paling penting adalah pendidikan dilingkungan keluarga yang sangat peka terhadap pertumbuhan si anak. Oleh sebab itu kita selaku orangtua harus bisa mendidik anak-anak kita karena itu merupakan kewajiban orangtua untuk mendidik. Namun harus melewati beberapa tahapan diantaranya:

Adik-adik mau tahu cirri anak yang sholeh & sholehah? Kalau mau, mari simak 10 nashihat berikut ini semoga kalian semua menjadi orang-orang yang beruntung.
1.      Ciri-ciri anak yang sholeh & sholehah:
1)      Cinta kepada Allah dengan tidak menyekutukannya dengan sesuatu apapun dan tidak beribadah kepada selain-Nya seperti beribadah kepada, Sapi, Kerbau, Matahari, Nyi Roro Kidul, Dewa-Dewi, Batu, Pohon-pohon besar, Kuburan orang sholeh, patung dan lain sebagainya.
2)      Cinta kepada Muhammad SAW sebagai Nabi utusan Allah dengan mematuhi perintahnya dan menjauhi apa yang dilarangnya, serta percaya dengan risalah yang dibawanya yaitu hadits atau As-Sunnah.
3)      Cinta kepada Al-Qur’an, dengan selalu membacanya, kemudian senantiasa muroja’ah berusaha menghafalnya karena orang yang menjaganya akan mendapatkan syafaat atau pertolongan kelak di hari kiamat atau hari pembalasan.
4)      Cinta kepada shahabat-shahabat Muhammad SAW yang turut membela dan memperjuangkan Islam disisi Rasulullah SAW dengan tidak membenci mereka ataupun mencaci mereka.
5)      Cinta kepada Keluarga Rasulullah yang turut berjuang bersama Rasulullah menyebarkan Islam ke seluruh negeri dan cinta kepada orang-orang yang selalu mengikuti jalannya Rasulullah SAW.
6)      Cinta Sholat lima waktu dengan tidak sekalipun meninggalkannya serta mengerjakan sholat-sholat sunnah, bagi anak laki-laki berjama’ah di Masjid dan anak perempuan sholat di rumah mereka tepat pada waktunya.
7)      Cinta masjid, karena masjid adalah rumah Allah dengan tidak membuat keributan di dalamnya serta tidak bercanda atau tertawa ketika sholat karena cinta mereka kepada Allah dan menghargai rumah Allah.
8)      Cinta kepada kedua orang tua, dengan mematuhi perintahnya, tidak menyakiti hati mereka, selalu berbuat baik kepada mereka, berusaha menyenangkan hati orang tua dan tidak menyusahkan atau membandel terhadap keduanya.
9)      Cinta kepada saudara, adik-kakak, kakek-nenek, paman-bibi, tetangga dan seluruh kaum muslimin di seluruh dunia.
10)  Cinta dan sayang kepada fakir miskin, anak terlantar, anak yatim, dengan memberikan bantuan sesuai dengan keperluan mereka dan perduli serta tidak mencemooh atau mengolok-olok mereka sebab mereka adalah juga hamba Allah.
Nah dengan itu semoga kita semua bisa mengambil pelajaran dari 10 ciri anak sholeh dan sholehah ini. Amin
Itulah beberapa tata krama terhadap kedua orang tua, hingga kita bisa menjadi anak yang sholeh/sholehah, yang bisa menjadi satu kebanggaan bagi keluarga kita, khususnya bagi kedua orang tua kita yang tercinta dan semoga tidak ada lagi kasus-kasus anak durhaka yang berani menganiaya dan membunuh ortunya. Aamin.
Sehingga akhir dari dakwah ini, kita semua dijadikan oleh Allah SWT menjadi anak yang sholeh dan sholehah. Aamiin.***(Euis Maryamah)

0 komentar: