Jagalah Hati

Judul Lagu                   : Jagalah Hati
Pencipta                      : Abdullah Gymnastiar (AA GYM)
Dinyanyikan Oleh       : Aa Gym

Jagalah hati jangan kau kotori Jagalah hati lentera hidup ini Jagalah hati jangan kau nodai Jagalah hati cahaya ilahi Bila hati kian bersih, berfikir pun selalu jernih Semangat hidupkan gigih, prestasi mudah di raih Tapi bila hati busuk, pikiran jahat merasuk Aqhlak kian terpuruk, dia jadi mahluk terkutuk Bila hati kian suci, tak ada yang tersakiti Pribadi menawan hati, ciri mukmin sejati Tapi bila hati keruh, batin pun selalu gemuruh Serasa diburu musuh, dengan Allah kian jauh Bila hati kian lapang, hidup susah tetap senang Walau sulit menghadang, di hadapi dengan tenang Tapi bila hati sempit, segalanya jadi rumit Seakan hidup terhimpit, lahir batin terasa sakit Bila hati kian benci, tutur kata penuh caci Perilaku tak terpuji, bisa jadi mahluk keji Namun bila penuh sayang, hati pun akan di sayang Hidup pun terasa lapang, hidup bersamakan senang Bila hati penuh tawadhu’, hidup indah semanis madu Aqhlak menawan qolbu, berpisah pun selalu dirindu Tapi bila hati takabur, hatipun selalu bergembur Merasa sehebat guntur, akhirnya masuk kubur Bila hati penuh dendam, bagai api dalam sengkam Penuh bara kehancuran, hidup pun jadi mengerikan Tapi bila memaafkan, batin tentram menyejukkan Asal lawan jadi kawan, hidup damai kita rasakan Bila hati iri dengki, tak rela orang dapat rezeki tak pernah mau memuji, hanya bisa mencaci maki Namun hati yang bersyukur, kebaikan tak pernah kendur Apalagi kalau kita akur, negri ini akan segera makmur Bila hati bermusuhan, kedamaian hanya impian Ciwuh saling melumpuhkan, negri ampuh memilukan Namun bila hati bersatu, kekuatan kan terpadu Kita bangkit untuk maju, bangun negri yang kita rindu

Pesan Dakwah :
Pesan dakwah yang terdapat dalam lirik lagu ini bahwa kita selaku manusia harus senantiasa menjaga hati kita dari keburukan seperti iri, dengki, syirik  dan lain-lain. Seperti sebuah Hadits dibawah ini yang diriwayatkan daripada Nu’man bin Basyir bahawa Rasulullah mengingatkan kepada umatnya mengenai kepentingan menjaga hati, yang bermaksud:
“Ingatlah sesungguhnya di dalam jasad manusia itu ada seketul darah, jika ia baik, maka baiklah jasad. Jika ia rusak, maka rosaklah seluruh jasad. Itulah dia hati.” (Riwayat Bukhari - 2/49)
Berdasarkan hadis itu, dapatlah kita gambarkan hati manusia yang rusak itu seumpama sebuah komputer yang mempunyai virus. Ia mengganggu sistem komputer dan mencacatkan penggunaannya. Begitulah juga hati, jika ia penuh dengan kekotoran dosa, maka seluruh badan akan rusak.
Terkait dengan pentingnya menjaga hati, maka tidaklah beruntung orang yang menghadap Allah pada hari di mana tidak berguna harta dan kerabat, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih. Hal ini sebagaimana doa nabi Ibrahim ‘alayhis salaam termaktub di dalam Al-Qur-an, surat Asy-Syu’ara ayat 83-89:
ð      Artinya        : (Ibrahim berdo'a): "Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh,
ð      Artinya        : dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian,
ð      Artinya        : dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh keni'matan,
ð      Artinya        : dan ampunilah bapakku, karena sesungguhnya ia adalah termasuk golongan orang-orang yang sesat,
ð      Artinya        : dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan,
ð      Artinya        : (yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna,
ð      Artinya        : kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih,

Dalam surat ini sudah sangat jelas bahwa kita selaku manusia harus menjaga hati kita supaya bersih dari prasangka buruk dan tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang buruk yang bisa merugikan dirinya sendiri .
menjaga hati itu penting. Hati-hati dalam menjaga hati. Semoga kita termasuk orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih.***( Siti Lathifah Nurfaidah)

0 komentar: