Muhasabah Cinta

Pencipta & Vocalis: Aden (Edcoustic)
Wahai… Pemilik nyawaku Betapa lemah diriku ini Berat ujian dariMu Kupasrahkan semua padaMu
Tuhan… Baru ku sadar Indah nikmat sehat itu Tak pandai aku bersyukur Kini kuharapkan cintaMu
Reff. : Kata-kata cinta terucap indah Mengalun berzikir di kidung doaku Sakit yang kurasa biar jadi penawar dosaku Butir-butir cinta air mataku Teringat semua yang Kau beri untukku Ampuni khilaf dan salah selama ini Ya ilahi…. Muhasabah cintaku…
Tuhan… Kuatkan aku Lindungiku dari putus asa Jika ku harus mati Pertemukan aku denganMu   Nilai-nilai islami / pesan moral :
            Seberapa besar cinta kita kepada Allah  dan sejatinya setiap insan, selalu rindu untuk dekat dengan Yang Maha Pencipta dan kerinduan itu tergambarkan lewat lagu Muhasabah Cinta ini. Begitu banyak nikmat yang telah Allah berikan kepada kita, maka kita harus bisa merenungi setiap perbuatan yang telah terjadi, setiap saat agar kita bisa selalu berfikir jernih dan melngkahlah ke depan dengan baik.
                        Muhasabah cinta meningkatkan kecintaan kita terhadap Allah dengan tidak meragukan lagi bahwa Allah lah yang paling kuasa dan pemilik cinta yang hakiki. Cinta  kepada Allah harus lebih besar dibandingkan cinta kepada manusia. Karena cinta kepada manusia boleh saja membahagiakan sesaat dan bisa menyakitkan pada akhirnya, cinta kepada manusia hanyalah sesaat  dengan meletakkan cinta pada-Nya maka diri kita akan menjadikan hati penuh ketenangan.
Biarlah kesakitan yang engkau berikan sebagai penghapus dosa, sakit yang nampak di mata, juga sakit yang menyelinap ke dalam jiwa untuk mensucikan ruh dan hati. Agar mendapatkan cinta yang hakiki dari-Mu. Banyak hal yang hal yang harus direnungkan ketika kita melakukan muhasabah cinta, tentang cinta yang hakiki, perbedaan antara cinta yang sebenarnya dengan cinta yang terkurung dalam hawa nafsu.***( Ita Nurhasanah)

=============

ISI PESAN DAKWAH DALAM LIRIK LAGU MUHASABAH CINTA
1.       Merasa diri hamba yang lemah (Lirik paragraph pertama)
Mengakui keagungan dan kekuatan serta kekuasaan itu hanya dipunyai oleh Allah SWT, dan manusia tidak ada kudrat dan upaya melainkan semuanya datang dari Allah. Merasa diri lemah dengan ujian yang diberikan karena manusia sememangnya hamba Allah yang lemah dan sekaligus mengakui bahwa Allah Maha Kuasa.

2.       Meletakkan segala harapan kepada Allah (Pasrah)
Di paragraph yang kedua, lirik tersebut memaparkan seorang hamba yang pasrah dengan takdirnya dan baru tersadar bahwa sebelum ini Allah telah memberikan dia kesempatan yang amat banyak untuk beramal dan bersyukur, namun dia sia-siakan, dan akhirnya dia meletakkan pengharapan agar cinta Ilahi masih ada untuknya.

3.       Kesadaran, Mengingat Allah (Berdzikir) Dan Memohon Keampunan Dari Allah.
Paragraph ketiga, atau chorus, menunjukkan seorang hamba yang baru tersadar bahwa hidupnya Cuma sebentar saja lagi, lalu berdzikir dan memohon keampunan kepada Allah atas segala dosa dan khilaf yang pernah dia lakukan sepanjang dia hidup, baru dia tersadar betapa banyak nikmat yang Allah beri kepadanya sebelum ini, dan akhirnya dia mengharapkan sakit yang dia tanggung itu menjadi kaffarah bagi dosa yang pernah dia lakukan dulu.

4.       Memohon Perlindungan Dan Meminta Hanya Kepada Allah
Paragraph terakhir menampilkan seorang hamba yang berasa tidak punya daya dan upaya melainkan Allah, dan memohon kepada Allah agar dia diberikan kekuatan dan bersabar dengan ujian yang dihadapinya, serta dia memohon agar matinya dalam keadaan Sakinah.***(Rozana Binti Malaysia)



0 komentar: